October 2nd, 2008 by Admin
Setelah melalui perjalanan waktu yang cukup panjang, akhirnya ajang musik bergengsi A Mild Live Wanted 2008 telah menunjuk Magneto sebagai juara pertama, Butterfly kedua, Blast juara ketiga, dan KananLima sebagai juara favoritnya.
Bagaikan memasuki dunia dengan berjuta wahana, album kompilasi A Mild Live Wanted 2008 menawarkan 10 buah lagu dengan berbagai genre untuk dinikmati setiap pecinta musik Tanah Air. Sulit sekali memilah lagu-lagu yang bisa kita anggap sebagai lagu andalan, semua yang ada disini layak disimak dan entah kenapa begitu melekat ditelinga.
“Hari ini kita sangat bangga dan bahagia dengan diluncurkannya album kompilasi A Mild Live Wanted 2008. Album kompilasi ini merupakan salah satu bentuk nyata akan komitmen A Mild untuk mendukung perkembangan band-band baru di Indonesia,” ungkap Toni Darusman, Brand Manager A Mild daalm rilis yang diterima Global, Minggu (21/9).
Sebagai jawara, tentu saja lagu besutan Magneto, ‘Bukan Dirinya’ menjadi single utama pada album kompilasi ini. Dengan mengambil tema ‘ketidakpuasan seorang pria yang selalu dibanding-bandingkan dengan masa lalu pacarnya’, musik yang dibuat tentu lebih mengarah kepada pop mellow, yang memfokuskan sound dari permainan jari Emir sang keyboardist. “Kita sengaja buat yang mellow, biar lagunya makin ngena,” ungkap Emir yang diamini juga oleh Richard, pemain drum.
Penyesuaian tema dengan musik yang diusung tentu bakal menciptakan selera tersendiri buat yang mendengarkan. Tapi segalanya akan terasa kurang apabila tidak dipersenjatai oleh vokal yang mantap. Bukan pekerjaan mudah untuk Uming, bassis, dan Robby, gitaris, yang menjadi motor terbentuknya Magneto, dalam menemukan vokalis yang sesuai. Dari pertama kemunculannya di tahun 2005, baru kali ini mereka benar-benar “sreg” dengan Andika, karena secara kualitas sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi.
“Secara tema dan komposisi lagu Magneto memang sudah cukup baik dan benar, dan lagu tersebut bertambah kuat, dengan karakter vocal Andhika yang menjadi nyawa dari lagu tersebut,” aku Anasthasia A&R Musica Studio’s.
Pada saat proses rekaman untuk lagu ‘Bukan Dirinya’ itu, Magneto sempat mengalami sedikit permasalahan. Andika sang vokalis merasa kurang fit pada saat take vokal, selain itu juga adanya masalah internal yang mengharuskan Uming dan Robby menutup mulut satu sama lainnya. Demi menjunjung nilai profesionalisme, pengerjaannya tetap dijalankan dengan lancar dan cepat, dengan produser Krisna J Sadrach di Studio Musica. “Untuk lagunya sendiri nggak perlu banyak perubahan yang berarti, soalnya emang dasarnya udah enak, mau diapain lagi?” Krisna menanggapi.
Hasilnya jelas cukup untuk berpuas diri. Pemaksimalan nuansa pop mellow dapat terdengar jelas, dihiasi oleh penempatan sound-sound yang bisa berbaur dengan suara vokal terdengar serak-serak berat. Benar-benar sebuah kerja berkesinambungan antara musisi yang berkualitas dengan producer handal, sehingga dapat menciptakan sebuah single akan mampu menyodok tangga musik di Indonesia.
Merasa belum cukup? Nukalima dengan lagunya ‘Kesalahan Terbesar’, seakan membantu menguatkan nuansa ‘penyiksaan hati’ tersebut. Aroma pop yang kental tidak bisa disalahkan sebagai penguat lagu menjadi klimaks. Masih menganut pada jalur yang sama, Bluemint dengan lagu mereka dengan judul ‘Angkuh’, lebih banyak memasukkan unsur British-pop pada lagunya yang mengalun naik-turun.
Sediakan media kosong untuk dipandang dengan pikiran yang menerawang jauh. Butterfly dengan ‘Tetap Bertahan’-nya, dan Blast dengan ‘9 Malam’ siap memberikan cerita yang tak ada habisnya jika harus diisi di sebuah bidang yang polos. Musik pop yang romantis dari kedua lagu tersebut bisa membuat ketenangan hati dengan sagala ketegarannya. Iringan piano yang berdentingan dengan penempatan sound gitar yang cerdas, sekali lagi menambah ‘harga’ dari kedua lagu tersebut.
Jangan kira semua lagu yang ditawarkan sangat memanfaatkan suara piano sebagai penunjangnya. Upe dengan ‘Coba Bunga yang Lain’, justru meloyalkan permainan gitar di musiknya. Dengan membawakan lagu pop balad dengan ber-beat sedang, Upe menghiasi lagunya dengan kocokan akustik, dijejalkan petikan melodi banjo pada lagunya, dengan ketukan drum yang unik.
Lagu yang satu ini sebenarnya bisa mewakilkan rasa ke-cowok-an dari sebuah lagu, karena menganut paham rock, yang notabene dipegang oleh kalangan cowok. Berbeda dengan Mandeez. Dengan memaksimalkan vokal perempuan dalam lagunya ‘Rahasia Kita’, yang penuh dengan sound berat serta dentuman drum yang nge-rock, malah lebih cocok dengan tema yang ditawarkannya. Lagu ini juga membuktikan bahwa musik seperti itu bukan berarti berkesan marah-marah dan tidak menjual.
Saatnya untuk menyiapkan ruang kosong berukuran luas. Siapkan juga alas yang empuk untuk dijadikan pijakan, karena lagu dari KananLima dengan ‘Buruan Nembak Dia’, dan Nyawa dengan ‘Gelisah’-nya akan membantu yang mendengar untuk melampiaskan segala macam unek-unek yang ada dikepala dengan berdisko ria bersama balutan musik kaya akan irisan synthesizer elektronik. KananLima menawarkan musiknya kearah yang ceria dengan vokal yang rada cempreng. Nyawa lebih mengarahkan lagunya kepada kekuatan vokal dengan cara baru menciptakan suasana emosional yang tidak biasa.
Masih dalam satu haluan, Larocca berhasil menggradasikan berbagai macam jenis musik dalam satu lagu, ‘Bantu Aku Melupakanmu’. Aroma pop tetap terasa, walaupun penekanan musiknya lebih kepada sound gitar. Selain musiknya yang menyudutkan orang untuk lebih ceria menghadapi sebuah masalah, vokal yang unik pada lagu ini bisa menyesuaikan dengan tepat, sesuai porsinya.
Pengumuman, walaupun nama dari para pengisi album kompilasi A Mild Live Wanted 2008 ini belum begitu Anda kenal, tapi jangan pernah salahkan telinga anda kalau setelah mendengarkan keseluruhan album ini Anda akan bernyanyi-nyanyi kecil potongan bait tiap lagu yang didengarkan, terutama dari single pertamanya, ‘Bukan Dirinya’. Itu semua karena lagunya mudah dicerna, menarik, dengan musik yang bersahabat, ditambah dengan penggunaan kalimat yang mendoktrin.
[sumber : Harian Global]
Download Single:
VA_-_A-Mild_Live_Wanted_-_02_-_Butterfly_-_Tetap_Bertahan_.mp3
VA_-_A-Mild_Live_Wanted_-_03_-_Blast_-_9_Malam_.mp3
VA_-_A-Mild_Live_Wanted_-_04_-_Upe_-_Coba_Bunga_Yang_Lain_.mp3
VA_-_A-Mild_Live_Wanted_-_05_-_Larocca_-_Bantu_Aku_Melupakanmu_.mp3
VA_-_A-Mild_Live_Wanted_-_06_-_Nukalima_-_Kesalahan_Terbesar_.mp3
VA_-_A-Mild_Live_Wanted_-_07_-_Bluemint_-_Angkuh_.mp3
VA_-_A-Mild_Live_Wanted_-_08_-_Mandezz_-_Rahasia_Kita_.mp3
VA_-_A-Mild_Live_Wanted_-_09_-_Nyawa_-_Gelisah_.mp3
VA_-_A-Mild_Live_Wanted_-_10_-_Kananlima_-_Buruan_Nembak_Dia_.mp3
VA_-_A-Mild_Live_Wanted_-_01_-_Magneto_-_Bukan_Dirinya_.mp3
Download Album:
VA_-_A-Mild_Live_Wanted_2008.rar